Tugas dan Fungsi

Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Rokan Hulu

 

  1. Kepala Dinas

 

  • Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dipimpin oleh seorang Kepala yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah dengan tugas merumuskan sasaran, mengkoordinasikan, menyelenggarakan, membina, mengarahkan, mengevaluasi serta melaporkan pelaksanaan urusan pemerintahan daerah di bidang Pariwisata dan Kebudayaan berdasarkan azas otonomi dan tugas pembantuan sesuai dengan urusan pemerintah yang menjadi kewenangannya berdasarkan ketentuan yang berlaku.
  • Dalam menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kepala Dinas mempunyai fungsi :
  1. Perumusan sasaran urusan pemerintahan di bidang Pariwisata dan Kebudayaan;
  2. Pengkoordinasian penyusunan tujuan dan program urusan pemerintahan di bidang Pariwisata dan Kebudayaan;
  3. Pembinaan dan pelaksanaan urusan pemerintahan di bidang Pariwisata dan Kebudayaan;
  4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya;
  5. Merumuskan urusan pemerintahan di bidang Pariwisata dan Kebudayaan;
  6. Mengkoordinasikan urusan pemerintahan di bidang Pariwisata dan Kebudayaan;
  7. Menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang Pariwisata dan Kebudayaan;
  8. Membina urusan pemerintahan di bidang Pariwisata dan Kebudayaan;
  9. Mengarahkan urusan pemerintahan di bidang Pariwisata dan Kebudayaan;
  10. Mengevaluasi dan melaporkan urusan pemerintahan di bidang Pariwisata dan Kebudayaan; dan
  11. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diperintahkan Bupati selaku Kepala Daerah.

 

  1. Sekretariat
  • Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada kepala Dinas dengan Tugas melakukan urusan-urusan umum, perlengkapan, keuangan, kepegawaian, melaksanakan penyusunan data, informasi, penyusunan program, evaluasi dan pelaporan.
  • Dalam menyelenggarakan Tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Sekretaris mempunyai fungsi :
  1. Pelaksanaan pengelolaan urusan umum, perlengkapan dan keuangan;
  2. Pelaksanaan pengelolaan urusan perencanaan, evaluasi dan pelaporan;
  3. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diperintahkan oleh Kepala Dinas sesuai dengan tugas dan fungsinya;
  4. Merencanakan operasionalisasi pengelolaan administrasi umum dan kepegawaian, keuangan, perlengkapan, perencanaan, evaluasi dan

pelaporan;

  1. Memberikan tugas kepada bawahan dalam pengelolaan administrasi umum dan kepegawaian, keuangan, perlengkapan, perencanaan, evaluasi dan pelaporan; dan
  2. Melaksanakan pengelolaan administrasi umum dan kepegawaian, keuangan, perlengkapan, perencanaan, evaluasi dan pelaporan.
  3. Melaksanakan pengelolaan administrasi umum dan kepegawaian, keuangan, perlengkapan, perencanaan, evaluasi dan pelaporan.

 

Sekretariat memiliki sub-sub bagian yang dikepalai oleh Kepala Sub Bagian (Kasubbag), yaitu:

  1. Sub Bagian Perencanaan Evaluasi dan Pelaporan
  • Subbagian Perencanaan, Evaluasi, dan Pelaporan dipimpin oleh seorang kepala yang mempunyai tugas pokok menyusun rencana perencanaan, evaluasi dan pelaporan, menghimpun seluruh perencanaan dinas, melakukakn evaluasi kinerja serta pelaksanaan kegiatan, membuat laporan kinerja dan pelaksanaan kegiatan.
  • Dalam menyelenggarakan tugas pokok sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kepala Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi, dan Pelaporan mempunyai uraian tugas:
  1. Penyusunan rencana perencanan, evaluasi dan pelaporan;
  2. Menghimpun seluruh perencanaan dinas;
  3. Melakukan evaluasi kinerja serta pelaksanaan kegiatan;
  4. Membuat laporan kinerja serta pelaksanaan kegiatan;
  5. Merencanakan kegiatan Sub Bagian Perencanaan , Evaluais dan Pelaporan berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan;
  6. Memberi petunjuk kepada bawahan dilingkungan tugas sesuai dengan petunjuk dan ketentuan yang berlaku sehingga tercapai efektifitas pelaksanaan tugas;
  7. Membagi tugas atau kegiatan kepada para bawahan di Subbagian Perencanaan Evaluasi dan Pelaporan dengan memberi arahan baik secara tertulis maupun lisan sesuai dengan permasalahan dan bidang tugasnya masing- masing;
  8. Membimbing para bawahan dilingkungan Subbagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan melaksanakan tugas agar sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku;
  9. Memeriksa, mengoreksi dan mengontrol hasil kerja para bawahan dilingkungan Subbagian Perencanaan, Evaluasi, dan Pelaporan guna penyempurnaan lebih lanjut;
  10. Menilai kinerja para bawahan dilingkungan Subbagian Perencanaan, Evaluasi, dan pelaporan berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk dipergunakan sebagai bahan dalam peningkatan karier;
  11. Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk teknis, serta bahan bahan-bahan lainnya yang berhubungan Subbagian Perencanaan, Evaluasi dan pelaporan;
  12. Mencari, mengumpulkan, menghimpun dan mensistimalisasikan, mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan tugas Subbagian Perencanaan , Evaluasi dan Pelaporan;
  13. Membuat perencanaan urusan pemerintahan dibidang Pariwisata dan Kebudayaan baik jangka pendek, menengah dan jangka panjang;
  14. Membuat laporan pelaksanaan kegiatan Subbagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan sesuai dengan sumber data yang ada berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan untuk dipergunakan sebagai bahan masukan bagi atasan;
  15. Melakukan Evaluasi terhadap semua kegiatan kantor baik fisik maupun non fisik serta memberikan laporan kepada atasan untuk bahan pertimbangan dalam mengambil kebijakan selanjutnya;
  16. Membuat laporan semua kegiatan kantor atau kedinasan;
  17. Memberikan saran pertimbangan kepada Sekretaris tentang langkah atau tindakan yang perlu diambil dibidang tugasnya;
  18. Melakukan koordinasi antar seksi dilingkungan Sekretariat; dan
  19. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris baik secara lisan maupun tertulis sesuai dengan tugasnya dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas Sekretariat.
  • Sub Bagian Umum, Perlengkapan dan Keuangan
  • Sub Bagian Umum, Perlengkapan dan Keuangan dipimpin oleh seorang Kepala yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris dengan Tugas menyusun rencana menyiapkan bahan penyusunan perencanaan administrasi dan kepegawaian, pelayanan, koordinasi, urusan umum, perpustakaan, surat menyurat, kearsipan, hubungan masyarakat, protokol serta pengembangan pegawai, mutasi pegawai, serta evaluasi kinerja dan kesejahteraan pegawai, kebutuhan pembinaan/pengendalian dalam bidang penyusunan anggaran, perbendaharaan serta akuntansi dan tindak lanjut hasil laporan pemeriksaan serta menyusun rencana kebutuhan, melaksanakan pengadaan, penyimpanan dan penyaluran, pemeliharaan, penghapusan, pengendalian dan inventarisasi barang inventaris.

 

  • Dalam menyelenggarakan Tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kepala Sub Bagian Umum, Perlengkapan dan Keuangan mempunyai Fungsi :
  1. Menyusun perencanaan administrasi, kepegawaian, kebutuhan pembinaan/pengendalian dalam bidang perlengkapan dan keuangan;
  2. Menyelenggarakan administrasi, kepegawaian dan Penyusunan perbendaharaan serta akuntansi dan tindak lanjut hasil laporan pemeriksaan;
  3. Menyusun rencana kebutuhan, melaksanakan pengadaan, penyimpanan dan penyaluran, pemeliharaan, penghapusan, pengendalian dan inventarisasi barang inventaris;
  4. Pembinaan, pengendalian, pengkoordinasian, pengawasan dan pengaturan administrasi, kepegawaian, perlengkapan dan keuangan;
  5. Merencanakan kegiatan Subbagian Umum, Perlengkapan dan Keuangan berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya serta sumber data yang ada sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan;
  6. Memberi petunjuk kepada para bawahan dilingkungan Subbagian Umum, Perlengkapan dan Keuangan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan petunjuk dan ketentuan yang berlaku sehingga tercapai efektifitas dan efisiensi pelaksanaan tugas;
  7. Membagi tugas atau kegiatan kepada para bawahan di lingkungan Subbagian Umum, Perlengkapan dan Keuangan dengan memberikan arahan, baik secara tertulis maupun secara lisan sesuai dengan permasalahan dan bidang tugasnya masing-masing;
  8. Memeriksa hasil kerja para bawahan dilingkungan Subbagian Umum, Perlengkapan dan Keuangan guna penyempurnaan lebih lanjut;
  9. Menilai prestasi kerja para bawahan dilingkungan Subbagian Umum, Perlengkapan dan Keuangan berdasrkan hasil yang telah dicapai untuk dipergunakan sebagai bahan dalam peningkatan karir;
  10. Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan kebijaksanaan teknis, pedoman dan petunjuk teknis serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan Subbagian Umum, Perlengkapan dan Keuangan;
  11. Mencari, mengumpulkan, menghimpun serta mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan bidang Subbagian Umum, Perlengkapan dan Keuangan;
  12. Menyiapkan bahan-bahan dalam rangka penyusunan kebijaksanaan, pedoman dan petunjuk teknis mengenai bidang Subbagian Umum, Perlengkapan dan Keuangan;
  13. Menginventarisasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan bidang Subbagian Umum, Perlengkapan dan Keuangan dan menyiapkan bahan-bahan dalam rangka pemecahan masalah;
  14. Melakukan penyusunan formasi pegawai;
  15. Menyiapkan pengusulan bagi CPNS yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti pra jabatan;
  16. Menyiapkan pengusulan pegawai yang akan mengikuti Ujian Dinas;
  17. Menyiapkan pengusulan pegawai untuk mendapatkan tanda penghargaan dan tanda jasa;
  18. Melakukan kegiatan yang berhubungan dengan jenjang jabatan dan kepangkatan;
  19. Menyiapkan dan melakukan pengangkatan dalam jabatan Eselon IV dilingkungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan;
  20. Melakukan dan menyiapkan pengambilan Sumpah dan Pelantikan Jabatan menjadi kewenangan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan;
  21. Menyiapkan Tata Naskah yang berkaitan dengan serah terima jabatan;
  22. Melakukan evaluasi pelaksanaan tugas Subbagian Administrasi dan Kepegawaian;
  23. Melakukan urusan mutasi kenaikan pangkat pegawai;
  24. Menyelenggarakan pengolahan terhadap usul-usul mengenai urusan pemindahan dan penugasan kepegawaian;
  25. Menyiapkan usul-usul pemberian kenaikan gaji berkala dan tunjangan bagi pegawai dalam lingkungan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan;
  26. Melakukan tata usaha pemberhentian pegawai bukan karna pensiun;
  27. Melakukan tata usaha pemberhentian karna pensiun normal, peremajaan, keuzuran, meninggal dan karena tewas;
  28. Melakukan dan menyiapkan daftar urut daftar (ranglist) pegawai;
  29. Kartu Pegawai (KARPEG);
  30. Melakukan pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi pegawai Negeri Sipil (PNS);
  31. Melakukan pengurusan kearsipan tata naskah pegawai dari setiap pegawai;
  32. Mengevaluasi pelaksanaan tugas Subbagian Kepegawaian;
  33. Melakukan penyusunan laporan terhadap semua hasil pelaksanaan tugas dan kegiatan dibidang tugasnya ;
  34. Melakukan peningkatan disiplin pegawai;
  35. Menyiapkan dan melakukan peningkatan kesejahteraan pegawai;
  36. Melakukan penelitian administrasi dan pengurusan uang pesangon pindah;
  37. Menyiapkan dan membuat naskah yang berhubungan dengan cuti;
  38. Melakukan penelitian naskah pegawai dan mengumpulkan persyaratan untuk pengutusan dan penyelesaian sehubungan dengan hak-hak istri/suami dan anak-anak pegawai yang meninggal dunia;
  39. Menyiapkan tata naskah pegawai dan menyiapkan persyaratan yang diperlukan untuk pengurusan dan menyelesaikan hak-hak sesuai dengan ketentuan yang berlaku bagi ahli waris pegawai yang meninggal (anak, istri atau ayah dan ibu kandung pegawai yang bersangkutan apabila tidak punya anak istri);
  40. Meyiapkan usul biaya perjalanan menjelang pensiun (dalam masa MPP);
  41. Menyiapkan usul pemulangan ke daerah bagi yang baru dipensiunkan dan usul pemulangan janda pegawai yang meninggal dunia;
  42. Melakukan tata usaha dan pengurusan retribusi, taspen dan asuransi kesehatan pegawai;
  43. Melakukan pengurusan tunjangan cacat sesuai ketentuan yang berlaku;
  44. Memberikan saran pertimbangan kepada Sekretaris dan tentang langkah-langkah atau tindakan yang perlu dimbil dibidang tugasnya;
  45. Membuat laporan pelaksanaan kegiatan Subbagian Umum, Perlengkapan dan Keuangan sesuai dengan sumber data yang ada dan berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan untuk dipergunakan sebagai bahan masukan bagi atasan; dan
  46. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris, baik secara tertulis maupun lisan sesuai bidang tugasnya dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas Sekretariat.

 

  • Bidang Pemasaran Pariwisata

 

  • Bidang Pemasaran Pariwisata dipimpin oleh seorang Kepala yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris dengan tugas melaksanakan penyiapan perumusan evaluasi dan koordinasi di Bidang Pemasaran Pariwisata dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.

 

  • Dalam menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata mempunyai fungsi :
  1. Penyiapan bahan perumusan Kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi, Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pemasaran pariwisata
  2. Penyiapan bahan perumusan Kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi, Promosi Pariwisata Penyiapan bahan perumusan Kebijakan teknis,fasilitasi, koordinasi, Pemantauan dan evaluasi pengembangan serta pemberian izin usaha pariwiata
  3. Merencanakan kegiatan Pemasaran Pariwisata dan melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan,
  4. Memberi petunjuk kepada bawahan dilingkungan Bidang Pemasaran Pariwisata dalam melaksanakan tugas sesuai dengan petunjuk dan ketentuan yang berlaku sehingga tercapai efektifitas pelaksanaan tugas;
  5. Membagi tugas atau kegiatan kepada para bawahan di Bidang Pemasaran Pariwisata dengan memberikan arahan baik secara tertulis maupun lisan sesuai dengan permasalahan dan bidang tugasnya masing-masing;
  6. Membimbing para bawahan dilingkungan Bidang Pemasaran Pariwisata melaksanakan tugas agar sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku;
  7. Memeriksa, mengoreksi dan mengontrol hasil kerja para bawahan dilingkungan Bidang Pemasaran Pariwisata guna penyempurnaan lebih lanjut;
  8. Menilai kinerja para bawahan dilingkungan Bidang Pemasaran Pariwisata berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk dipergunakan sebagai bahan dalam peningkatan karier;
  9. Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk teknis, serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan Bidang Pemasaran Pariwisata sebagai pedoman dan landasan kerja;
  10. Mencari, mengumpulkan, menghimpun dan mensistimilasikan, mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan tugas Bidang Pemasaran Pariwisata;
  11. Membuat laporan pelaksanaan kegiatan Bidang Pemasaran Pariwisata sesuai dengan sumber data yang ada berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan untuk dipergunakan sebagai bahan masukan bagi atasan;
  12. Memberikan saran pertimbangan kepada Kepala Dinas tentang langkah atau tindakan yang perlu diambil dibidang tugasnya;
  13. Melakukan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Dinas baik secara tertulis maupun lisan sesuai dengan tugasnya dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas di Bidang Pemasaran

 

Bidang Bidang Pemasaran Pariwisata memiliki sub-sub bagian yang dikepalai oleh Kepala Seksi (Kasi), yaitu:

  1. Seksi Promosi Pariwisata
  • Seksi Promosi dipimpin oleh seorang Kepala yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dengan tugas menyiapkan bahan perumusan, evaluasi dan koordinasi Promosi pariwisata.

 

  • Dalam menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kepala Seksi Promosi mempunyai fungsi :
  1. Penyusunan Perencanaan Promosi pariwisata
  2. Menyiapkan bahan perumusan, evaluasi dan koordinasi Promosi pariwisata.
  3. Merencanakan kegiatan Seksi Promosi berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya, sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan;
  4. Memberi petunjuk kepada bawahan dilingkungan Seksi Promosi dalam melaksanakan tugas sesuai dengan petunjuk dan ketentuan yang berlaku sehingga tercapai efektifitas dan efesiensi pelaksanaan tugas;
  5. Membagi tugas atau kegiatan kepada para bawahan di Seksi Promosi dengan memberikan arahan baik secara tertulis maupun lisan sesuai dengan permasalahan dan bidang tugasnya masing-masing;
  6. Membimbing para bawahan di lingkungan Seksi Promosi melaksanakan tugas agar sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku;
  7. Memeriksa, mengoreksi dan mengontrol hasil kerja para bawahan di lingkungan Seksi Promosi guna penyempurnaan lebih lanjut;
  8. Menilai kinerja para bawahan di lingkungan Seksi Promosi berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk dipergunakan sebagai bahan dalam peningkatan karier;
  9. Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk teknis, serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan Seksi Promosi sebagai pedoman dan landasan kerja;
  10. Mencari, mengumpulkan, menghimpun dan mensistimasikan, mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan tugas Seksi Promosi;
  11. Menyiapkan bahan penyelenggaraan widya wisata serta mengirim dan menerima peserta gurp widya wisata;
  12. Menyiapkan bahan peserta/penyelenggaran pameran/event, roadshow bekerjasama dengan pemerintah/provinsi;
  13. Menyiapkan bahan pelaksanaan event promosi di luar negeri dengan koordinasi pemerintah dan provinsi;
  14. Menyiapkan bahan penerepan branding pariwisata nasional dan penetapan tagline pariwisata;
  15. Menyiapkan bahan pengadaan sarana pemasaran;
  16. Menyiapkan bahan pembentukan perwakilan kantor promosi Pariwisata di dalam negeri;
  17. Menyiapkan bahan penyediaan informasi pariwisata ke pusat pelayanan informasi pariwisata provinsi dan pembentukan pusat pelayanan informasi pariwisata;
  18. Memberikan saran pertimbangan kepada Kepala Bidang Pariwisata tentang langkah atau tindakan yang perlu diambil di bidang tugasnya;
  19. Melakukan koordinasi antar Seksi Promosi;
  20. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, baik secara tertulis maupun lisan sesuai dengan tugasnya dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas Bidang Pemasaran Pariwisata; dan
  21. Melaporkan dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dalam melaksanakan tugas di lingkungan Seksi Promosi.

 

  1. Seksi Usaha Kepariwisataan
  • Kepala Seksi Usaha Kepariwisataan dipimpin oleh seorang Kepala yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dengan tugas menyiapkan menyiapkan bahan perumusan, evaluasi dan koordinasi perizinan usaha pariwisata.

 

  • Dalam menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Seksi Usaha Kepariwisataan mempunyai fungsi :
  1. Penyusunan perencanaan Usaha Kepariwisataan
  2. Menyiapkan bahan perumusan, evaluasi dan koordinasi Usaha Kepariwisataan.
  3. Merencanakan kegiatan Seksi Usaha Kepariwisataan sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan;
  4. Memberi petunjuk kepada bawahan dilingkungan Seksi Usaha Kepariwisataan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan petunjuk dan ketentuan yang berlaku sehingga tercapai efektifitas dan efesiensi pelaksanaan tugas;
  5. Membagi tugas atau kegiatan kepada para bawahan di Seksi Usaha Kepariwisataan dengan memberikan arahan baik secara tertulis maupun lisan sesuai dengan permasalahan dan bidang tugasnya masing-masing;
  6. Membimbing para bawahan di lingkungan Seksi Usaha Kepariwisataan melaksanakan tugas agar sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku;
  7. Memeriksa, mengoreksi dan mengontrol hasil kerja para bawahan di lingkungan Seksi Usaha Kepariwisataan guna penyempurnaan lebih lanjut;
  8. Menilai kinerja para bawahan di lingkungan Seksi Usaha Kepariwisataan berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk dipergunakan sebagai bahan dalam peningkatan karier;
  9. Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk teknis, serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan Seksi Usaha Kepariwisataan sebagai pedoman dan landasan kerja;
  10. Mencari, mengumpulkan, menghimpun dan mensistimasikan, mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan tugas Seksi Usaha Kepariwisataan;
  11. Pelaksanaan dan penetapan pedoman Usaha Kepariwisataan;
  12. Pelaksanaan Kebijakan nasional dan provinsi serta penetapan kebijakan dalam pembinaan usaha dan penyelenggaraan kepariwisataan;
  13. Koordinasi pembangunan sarana kepariwisataan dengan lembaga/dunia usaha;
  14. Pemberian rekomendasi perizinan usaha pariwisata;
  15. Pelaksanaan pembinaan terhadap pelaku usaha pariwisata;
  16. Menyiapkan data sebagai bahan penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria Usaha Pariwisata ;
  17. Menyelenggarakan pemberdayaan perekonomian pada masyarakat lingkungan objek wisata dan kawasan wisata;
  18. Memberikan saran pertimbangan kepada Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata tentang langkah atau tindakan yang perlu diambil di bidang tugasnya;
  19. Melakukan koordinasi antar Seksi Usaha Kepariwisataan;
  20. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, baik secara tertulis maupun lisan sesuai dengan tugasnya dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas Bidang Pemasaran Pariwisata; dan
  21. Melaporkan dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata dalam melaksanakan tugas di lingkungan Seksi Usaha Kepariwisataan.

 

  1. Bidang Objek Dan Daya Tarik Pariwisata

 

  • Bidang Objek dan Daya Tarik Wisata dipimpin oleh seorang kepala yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris dengan tugas melaksanakan penyiapan perumusan evaluasi dan koordinasi di bidang  Objek dan Daya Tarik Pariwisata dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.
  • Dalam menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kepala Bidang Objek dan Daya Tarik Wisata mempunyai fungsi :
  1. Penyiapan bahan perumusan Kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi, Pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kerjasama pengembangan pelaksanaan Objek dan Daya Tarik wisata;
  2. Merencanakan kegiatan Bidang Objek dan Daya Tarik wisata dan melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan;
  3. Memberi petunjuk kepada bawahan dilingkungan Bidang Objek dan Daya Tarik wisata dalam melaksanakan tugas sesuai dengan petunjuk dan ketentuan yang berlaku sehingga tercapai efektifitas pelaksanaan tugas;
  4. Membagi tugas atau kegiatan kepada para bawahan di Bidang Objek dan Daya Tarik wisata dengan memberikan arahan baik secara tertulis maupun lisan sesuai dengan permasalahan dan bidang tugasnya masing-masing;
  5. Membimbing para bawahan dilingkungan Bidang Objek dan Daya Tarik wisata melaksanakan tugas agar sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku;
  6. Memeriksa, mengoreksi dan mengontrol hasil kerja para bawahan dilingkungan Bidang Objek dan Daya Tarik wisata guna penyempurnaan lebih lanjut;
  7. Menilai kinerja para bawahan dilingkungan Bidang Objek dan Daya Tarik wisata berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk dipergunakan sebagai bahan dalam peningkatan karier;
  8. Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk teknis, serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan Bidang Objek dan Daya Tarik wisata sebagai pedoman dan landasan kerja;
  9. Mencari, mengumpulkan, menghimpun dan mensistimilasikan, mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan tugas Bidang Objek dan Daya Tarik wisata;
  10. Membuat laporan pelaksanaan kegiatan Bidang Objek dan Daya Tarik wisata sesuai dengan sumber data yang ada berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan untuk dipergunakan sebagai bahan masukan bagi atasan;
  11. Memberikan saran pertimbangan kepada Kepala Dinas tentang langkah atau tindakan yang perlu diambil dibidang tugasnya;
  12. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas baik secara tertulis maupun lisan sesuai dengan tugasnya dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas Bidang Objek dan Daya Tarik wisata;

 

Bidang Objek dan Daya Tarik Wisata memiliki sub-sub bagian yang dikepalai oleh Kepala Seksi (Kasi), yaitu:

  1. Seksi Pengembangan Pariwisata
  • Seksi Pengembangan Pariwisata dipimpin oleh seorang Kepala yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Objek dan Daya Tarik Wisata dengan tugas menyiapkan bahan perumusan, evaluasi dan koordinasi pengembangan objek dan daya tarik pariwisata

 

  • Dalam menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kepala Seksi Pengembangan Pariwisata mempunyai fungsi :
  1. Penyusunan perencanaan Pengembangan Pariwisata
  2. Menyiapkan bahan perumusan, evaluasi dan koordinasi Pengembangan Pariwisata
  3. Merencanakan kegiatan Seksi Pengembangan Pariwisata berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya, sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan;
  4. Memberi petunjuk kepada bawahan dilingkungan Seksi Pengembangan Pariwisata dalam melaksanakan tugas sesuai dengan petunjuk dan ketentuan yang berlaku sehingga tercapai efektifitas dan efesiensi pelaksanaan tugas;
  5. Membagi tugas atau kegiatan kepada para bawahan di Seksi Pengembangan Pariwisata dengan memberikan arahan baik secara tertulis maupun lisan sesuai dengan permasalahan dan bidang tugasnya masing-masing;
  6. Membimbing para bawahan di lingkungan Seksi Pengembangan Pariwisata melaksanakan tugas agar sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku;
  7. Memeriksa, mengoreksi dan mengontrol hasil kerja para bawahan di lingkungan Seksi Pengembangan Pariwisata guna penyempurnaan lebih lanjut;
  8. Menilai kinerja para bawahan di lingkungan Seksi Pengembangan Pariwisata berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk dipergunakan sebagai bahan dalam peningkatan karier;
  9. Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk teknis, serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan Seksi Pengembangan Pariwisata sebagai pedoman dan landasan kerja;
  10. Mencari, mengumpulkan, menghimpun dan mensistimasikan, mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan tugas Seksi Pengembangan Pariwisata;
  11. Menyiapkan bahan rencana induk pengembangan sumber daya kebudayaan dan pariwisata nasional;
  12. Menyiapkan bahan Pelaksanaan Kebijakan nasional/provinsi dan penetapan kebijakan kabupaten dalam pengembangan sumber daya manusia kebudayaan dan pariwisata;
  13. Pemantauan dan Evaluasi Objek Wisata,atraksi wisata, rekreasi Serta hiburan umum dan tenaga kerja pariwisata.
  14. Penyelenggaraan pengumutan retribusi pada objek wisata dan kawasan wisata.
  15. Memberikan saran pertimbangan kepada Kepala Bidang Pariwisata tentang langkah atau tindakan yang perlu diambil di bidang tugasnya;
  16. Melakukan koordinasi antar Seksi Pengembangan Objek dan Daya Tarik Wisata;
  17. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Objek dan Daya Tarik Pariwisata, baik secara tertulis maupun lisan sesuai dengan tugasnya dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas Bidang Objek dan Daya Tarik Pariwisata; dan
  18. Melaporkan dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Objek dan Daya Tarik Pariwisata dalam melaksanakan tugas di lingkungan Seksi Pengembangan Pariwisata.

 

  1. Seksi Sarana dan Prasarana Pariwisata
  • Seksi Sarana dan Prasarana Pariwisata dipimpin oleh seorang Kepala yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Objek dan Daya Tarik Wisata dengan tugas menyiapkan bahan perumusan, evaluasi dan koordinasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Pariwisata.

 

  • Dalam menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Pariwisata mempunyai fungsi :
  1. Menyusun perencanaan Seksi Sarana dan Prasarana Pariwisata
  2. Menyiapkan bahan perumusan, evaluasi dan koordinasi Seksi Sarana dan Prasarana Pariwisata;
  3. Menyusun dan merumuskan program dan kegiatan dalam lingkup Seksi Sarana dan Prasarana Pariwisata;
  • Mengkoordinasikan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Seksi dengan memberikan pembagian tugas, arahan, petunjuk dan bimbingan kepada staf dalam rangka optimalisasi tugas;
  • Melaksanakan monitoring dan evaluasi kinerja pelaksanaan program dan kegiatan yang menjadi lingkup dan tanggung jawab Seksi Sarana dan Prasarana Pariwisata;
  1. Menyusun identifikasi permasalahan dan memberikan masukan dan pertimbangan kepada Kepala Bidang dalam rangka pengambilan keputusan;
  • Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk teknis, serta bahan-bahan lainnya, yang berhubungan dengan tugas dan fungsi Seksi Sarana dan Prasarana Pariwisata;
  • Mengumpulkan data dan informasi yang terkait dengan Seksi Sarana dan Prasarana Pariwisata, termasuk data dan informasi yang terkait dengan Sarana dan Prasarana pariwisata di Kabupaten Rokan Hulu ;
  1.  Menyiapkan pedoman dan petunjuk teknis serta bahan materi pembinaan untuk pengembangan sarana dan prasarana pariwisata di Kabupaten Rokan Hulu;
  2. Melaksanakan pembinaan teknis dan penyuluhan dalam rangka pengembangan sarana dan prasarana pariwisata di kabupaten/kota;
  3. Menyiapkan bahan rekomendasi dan perijinan sarana prasarana pariwisata;
  4. Menyiapkan bahan perumusan, evaluasi dan koordinasi sarana dan prasarana pariwisata.
  5. Menyiapkan bahan perumusan, evaluasi dan koordinasi pemeliharaan sarana dan pariwisata
  • Melaksanakan koordinasi, fasilitasi dan kerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota dan stakeholder dalam rangka pengembangan sarana dan prasarana pariwisata;
  • Melaksanakan pembangunan, dukungan sarana dan prasarana destinasi pariwisata;
  • Melaksanakan evaluasi dan penyusunan  laporan  program  Seksi  Sarana dan Prasarana Pariwisata;
  • Menyelenggarakan fungsi lain yang diberikan atasan sesuai bidang tugasnya.

 

  1. Bidang Kebudayaan

 

  • Bidang Kebudayaan dipimpin oleh seorang kepala yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris dengan tugas melaksanakan penyusunan rencana di bidang kebudayaan, serta penyiapan perumusan evaluasi dan koordinasi di bidang kebudayaan.
  • Dalam menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kepala Bidang Kebudayaan mempunyai fungsi :
  1. Menyusun perencanaan di bidang kebudayaan dan seni;
  2. penyiapan perumusan evaluasi dan koordinasi di bidang kebudayaan dan seni;
  3. Penyiapan bahan perumusan, evaluasi dan koordinasi pelestarian, pembinaan dan pengembangan kebudayaan.
  4. Penyiapan bahan perumusan dan koordinasi pelestarian dan pementasan seni serta pemberian tanda penghargaan bidang seni;
  5. Penyiapan bahan perumusan dan koordinasi pelestarian dan pemanfaatan pesona sejarah dan purbakala.
  6. Merencanakan kegiatan Bidang Kebudayaan berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan,
  7. Memberi petunjuk kepada bawahan dilingkungan Bidang Kebudayaan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan petunjuk dan ketentuan yang berlaku sehingga tercapai efektifitas pelaksanaan tugas;
  8. Membagi tugas atau kegiatan kepada para bawahan di Bidang Kebudayaan dengan memberikan arahan baik secara tertulis maupun lisan sesuai dengan permasalahan dan bidang tugasnya masing-masing;
  9. Membimbing para bawahan dilingkungan Bidang Kebudayaan melaksanakan tugas agar sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku;
  10. Memeriksa, mengoreksi dan mengontrol hasil kerja para bawahan dilingkungan Bidang Kebudayaan guna penyempurnaan lebih lanjut;
  11. Menilai kinerja para bawahan dilingkungan Bidang Kebudayaan berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk dipergunakan sebagai bahan dalam peningkatan karier;
  12. Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk teknis, serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan Bidang Kebudayaan sebagai pedoman dan landasan kerja;
  13. Mencari, mengumpulkan, menghimpun dan mensistimilasikan, mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan tugas Bidang Kebudayaan;
  14. Membuat laporan pelaksanaan kegiatan Bidang Kebudayaan sesuai dengan sumber data yang ada berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan untuk dipergunakan sebagai bahan masukan bagi atasan;
  15. Memberikan saran pertimbangan kepada Kepala Dinas tentang langkah atau tindakan yang perlu diambil dibidang tugasnya;
  16. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas baik secara tertulis maupun lisan sesuai dengan tugasnya dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas Bidang Kebudayaan ;

 

Bidang Kebudayan memiliki sub-sub bagian yang dikepalai oleh Kepala Seksi (Kasi), yaitu:

 

  1. Seksi Kesenian dan Nilai – nilai Budaya

 

  • Seksi Seksi Kesenian dan Nilai – nilai Budaya dipimpin oleh seorang Kepala yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Kebudayaan dengan tugas menyiapkan bahan perumusan, evaluasi dan koordinasi pelestarian dan pementasan kesenian dan nilai-nilai budaya serta pemberian tanda penghargaan bidang kesenian dan nilai-nilai budaya.
  • Dalam menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kepala Seksi Seksi Kesenian dan Nilai – nilai Budaya mempunyai fungsi :
  1. Melakukan perumusan perumusan, evaluasi dan koordinasi pelestarian dan pementasan kesenian serta pemberian tanda penghargaan bidang kesenian;
  2. Pelaksanaan koordinasi pelestarian nilai-nilai budaya;
  3. Merencanakan kegiatan Seksi Kesenian dan Nilai – nilai Budaya berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya, sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan;
  4. Memberi petunjuk kepada bawahan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan petunjuk dan ketentuan yang berlaku sehingga tercapai efektifitas dan efesiensi pelaksanaan tugas;
  5. Membagi tugas atau kegiatan kepada para bawahan di Seksi Kesenian dan Nilai-nilai Budaya dengan memberikan arahan baik secara tertulis maupun lisan sesuai dengan permasalahan dan bidang tugasnya masing-masing;
  6. Membimbing para bawahan di lingkungan Seksi Kesenian dan Nilai – nilai Budaya melaksanakan tugas agar sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku;
  7. Memeriksa, mengoreksi dan mengontrol hasil kerja para bawahan di lingkungan Seksi Kesenian dan Nilai-nilai Budaya guna penyempurnaan lebih lanjut;
  8. Menilai kinerja para bawahan di lingkungan Seksi Kesenian dan Nilai– nilai Budaya berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk dipergunakan sebagai bahan dalam peningkatan karier;
  9. Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk teknis, serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan Seksi Kesenian dan Nilai – nilai Budaya sebagai pedoman dan landasan kerja;
  10. Mencari, mengumpulkan, menghimpun dan mensistimasikan, mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan tugas Seksi Kesenian dan Nilai – nilai Budaya;
  11. Menyiapkan bahan Pelaksanaan Kebijakan nasional/provinsi dan penetapan kebijakan kabupaten mengenai standarisasi pemberian izin pengiriman dan penerimaan delegasi asing di bidang kesenian dan nilai-nilai budaya;
  12. Menyiapkan bahan penerbitan rekomendasi misi kesenian dan nilai-nilai budaya dalam rangka kerjasama luar negeri;
  13. Menyiapkan bahan penetapan kriteria dan prosedur penyelenggaraan festival, pameran, dan lomba tingkat kabupaten;
  14. Menyiapkan bahan penerapan dan monitoring implementasi SPM bidang kesenian;
  15. Menyiapkan bahan pemberian penghargaan kepada seniman yang telah berjasa kepada bangsa dan Negara;
  16. Menyiapkan bahan penyelenggaraan kegiatan pendidikan dan pelatihan seni;
  17. Menyiapkan bahan penerapan dan pelaksanaan prosedur perawatan dan pengamanan asset benda kesenian (karya seni);
  18. Menyiapkan bahan pelaksanaan pembentukan dan/atau pengelolaan pusat kegiatan seni;
  19. Menyiapkan bahan Pelaksanaan Kebijakan nasional/provinsi dan penetapan kebijakan kabupaten mengenai peningkatan bidang apresiasi seni tradisional dan non tradisional;
  20. Menyiapkan bahan Pelaksanaan Kebijakan nasional/provinsi dan penetapan kebijakan kabupaten dalam rangka perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan kesenian;
  21. Menyiapkan bahan Pelaksanaan pedoman mengenai hasil ratifikasi konvensi internasional “Cultural diversity, protection on cultural landscape, protection on cultural and natural heritage”;
  22. Memberikan saran pertimbangan kepada Kepala Bidang Kebudayaan tentang langkah atau tindakan yang perlu diambil di bidang tugasnya;
  23. Melakukan koordinasi antar Seksi Kesenian dan Nilai – nilai Budaya;
  24. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Kebudayaan, baik secara tertulis maupun lisan sesuai dengan tugasnya dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas Bidang Kebudayaan; dan
  25. Melaporkan dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Kebudayaan dalam melaksanakan tugas di lingkungan Seksi Kesenian dan Nilai – nilai Budaya.

 

  1. Seksi Museum, Sejarah dan Purbakala
  • Seksi Museum, Sejarah dan Purbakala dipimpin oleh seorang Kepala yang berkedudukan dibawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Bidang Kebudayaan dengan Tugas menyiapkan bahan perumusan, evaluasi dan koordinasi Museum, Sejarah dan Purbakala serta koordinasi pelestarian dan pemanfaatan pesona sejarah dan purbakala.

 

  • Dalam menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kepala Seksi Seksi Museum, Sejarah dan Purbakala mempunyai fungsi :
  1. Melakukan perumusan, evaluasi dan koordinasi pelestarian dan pemanfaatan pesona sejarah dan purbakala;
  2. Merencanakan kegiatan Seksi Museum, Sejarah dan Purbakala berdasarkan kegiatan tahun sebelumnya, sebagai bahan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan;
  3. Memberi petunjuk kepada bawahan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan petunjuk dan ketentuan yang berlaku sehingga tercapai efektifitas dan efesiensi pelaksanaan tugas;
  4. Membagi tugas atau kegiatan kepada para bawahan di Seksi Museum, Sejarah dan Purbakala dengan memberikan arahan baik secara tertulis maupun lisan sesuai dengan permasalahan dan bidang tugasnya masing-masing;
  5. Membimbing para bawahan di lingkungan Seksi Museum, Sejarah dan Purbakala melaksanakan tugas agar sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku;
  6. Memeriksa, mengoreksi dan mengontrol hasil kerja para bawahan di lingkungan Seksi Museum, Sejarah dan Purbakala guna penyempurnaan lebih lanjut;
  7. Menilai kinerja para bawahan di lingkungan Seksi Museum, Sejarah dan Purbakala berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk dipergunakan sebagai bahan dalam peningkatan karier;
  8. Menghimpun dan mempelajari peraturan perundang-undangan, kebijakan teknis, pedoman dan petunjuk teknis, serta bahan-bahan lainnya yang berhubungan dengan Seksi Museum, Sejarah dan Purbakala sebagai pedoman dan landasan kerja;
  9. Mencari, mengumpulkan, menghimpun dan mensistimasikan, mengolah data dan informasi yang berhubungan dengan tugas Seksi Museum, Sejarah dan Purbakala;
  10. Menyiapkan bahan penerapan kebijakan perlindungan, pemeliharaan, dan pemanfaatan Benda Cagar Budaya/Situs;
  11. Menyiapkan bahan penetapan Benda Cagar Budaya/ Situs;
  12. Menyiapkan bahan penerpan kebijakan penyelenggaraan dan pengelolaan museum daerah;
  13. Menyiapkan bahan penerapan pedoman penelitian Arkeologi;
  14. Menyiapkan bahan penerpan pedoman pendirian museum yang dimiliki kabupaten;
  15. Menyiapkan bahan penerapan pedoman hasil pengangkatan peninggalan bawah air;
  16. Melakukan pendataan benda-benda peninggalan sejarah serta makam-makam pahlawan;
  17. Melakukan pendataan pahlawan-pahlawan yang akan diusulkan menjadi pahlawan nasional;
  18. Memberikan saran pertimbangan kepada Kepala Bidang Kebudayaan tentang langkah atau tindakan yang perlu diambil di bidang tugasnya;
  19. Melakukan koordinasi antar Seksi Museum, Sejarah dan Purbakala;
  20. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang Kebudayaan, baik secara tertulis maupun lisan sesuai dengan tugasnya dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas Bidang Kebudayaan; dan
  21. Melaporkan dan bertanggungjawab kepada Kepala Bidang Kebudayaan melaksanakan tugas di lingkungan Seksi Museum, Sejarah dan Purbakala.